UIN Alauddin Kedatangan LHS Sebagai Pemateri Penguatan Moderasi Beragama

113

Syiarmedia.id, Makassar – Dalam konsep moderasi beragama yang diperbaiki itu adalah cara beragamanya bukan agamanya. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Agama periode 2014-2019, H. Lukman Hakim Saifuddin saat dirinya membawakan materi di UIN Alauddin Makassar, Senin (15/3/2021).

Tak hanya itu saja, pihaknya juga mengatakan bahwa cara menerapkan moderasi beragama yakni dengan cara senantiasa mengkaji, mendalami, meneliti perkembangan dinamika kutub-kutub ekstrime. Selain itu juga katanya, mengenai keseimbangan dalam memahami agama juga sangat perlu diterapkan.

“Dalam menerapkan moderasi beragama ada beberapa hal yang dituntut untuk kita lakukan, yakni senantiasa mengkaji tanpa berkesudahan, mendalami, meneliti perkembangan dinamika kutub-kutub ekstrime yang ada di Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA :  Mahasiswa Manajemen Dakwah FDK UIN Alauddin Ukir Prestasi di Istanbul Youth Summit

“Selain itu juga kita harus bisa mengetahui bagaimana menjaga keseimbangan dalam memahami agama. Moderasi beragama adalah warisan nenek moyang kita. Dalam konteks Indonesia amalan kagamaan berarti dalam konteks Islam. Jadi Moderasi beragama juga bisa dikatakan sebagai moderasi berislam,” imbuhnya kembali.

Lebih lanjut, H. Lukman Hakim juga mengemukakan terkait pentingnya penerapan moderasi beragama di Indonesia. Menurutnya, agama bukan hanya sekadar dasar pijak, melainkan juga sebagai arah berorientasi atau arah tujuan seseorang.

“Moderasi beragama itu sangat penting karena, Indonesia sebagai agama yang agamis dengan mayoristas Islam. Sehingga Islam yang memikul tanggung jawab kehidupan keagamaan yang saat ini sudah menjadi kiblat dalam menjalankan hubungan antara agama satu dengan lainnya, HAM dengan agama, dan hubungan dengan aspek lain sebagainya,” jelas H. Lukman.

BACA JUGA :  Civitas Akademika UIN Alauddin Makassar Siap Divaksin Covid-19

“Agama bukan hanya dianggap sebagai dasar pijak, melainkan juga sebagai arah berorientasi kemana kita harus menuju,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhanis mengatakan bahwa dirinya sangat bangga atas kedatangan Menag RI bisa menyempatkan waktunya untuk bersilaturahmi dan membagikan ilmunya kepada segenap civitas akademika kampus.

“Saya bangga dan sangat mengapresiasi atas kesudian Pak Menag RI untuk datang menginjakkan kaki untuk membagikan ilmunya kepada kita semua (civitas akademika),” ujar Prof Hamdan dengan mengekspresikan rasa kebahagiaannya.

Bahkan menurut Prof Hamdan, ini adalah kali pertama penerbangan yang dilakukan oleh H. Lukman Hakim Saifuddin selama pandemi Covid-19.

BACA JUGA :  Himpunan Mahasiswa Ilmu Hadis UIN Alauddin Sukses Gelar Seminar Keperempuanan

Sekadar diketahui bahwa kegiatan kajian tersebut diselenggarakan secara langsung (tatap muka) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, di Sultan Alauddin Hotel & Convention Makassar, samping Kampus 1 UIN Alauddin Makassar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni, Rektor UIN Alauddin, Para Wakil Rektor, Kepala Biro, Dekan Fakultas, Direktur Pascasarjana, Ketua & Sekretariat Lembaga, Wakor & Sekretaris Kopertais Wilayah III, Wadek Fakultas, Wadir Pascasarjana, Ketua & Sekretaris SPI, Kepala Pusat Lembaga, Kepala & Sekretaris KPKE, Direktur & Sekretaris Ma’had Al-Jami’ah, serta Ketua Internasional dalam Lingkup UIN Allauddin Makassar. (Dev)