Prodi Ilmu Politik UIN Alauddin Hadirkan Volunteer dari Australia, Ini Tujuannya

106

syiarmedia.id, Gowa – Dalam rangka Internasionalisasi Program Studi (Prodi), Jurusan Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik (FUFP) UIN Alauddin Makassar hadirkan Volunteer asal Australia. Penyambutan dilakukan secara langsung dan juga daring dengan menggunakan Aplikasi Zoom Meeting yang disiarkan langsung di Ruang Rapat Senat Lantai 2 Gedung FUFP, Senin (03/05/2021).

Melalui situs resmi uin-alauddin.ac.id, Ketua Prodi Ilmu Politik, Syahrir Karim menjelaskan bahwa nantinya Volunteer asal Australia itu akan membantu banyak hal termasuk memberikan informasi terkait membuat kurikulum internasional dan banyak agenda lain.

BACA JUGA :  Tiga Resep Agar Hati Selalu Tenang Selama Ramadan

“Volunteer ini akan banyak membantu pendampingan-pendampingan publikasi internasional kemudian melakukan pelatihan serta diskusi Mahasiswa dan dosen itu agenda kedepan dengan volunteer dari Australia,” jelasnya.

Syahrir juga menjelaskan lebih lanjut terkait kedatangan volunteer asal Australia tersebut. Dia mengatakan bahwa ini juga merupakan program dari universitas yang bertujuan agar nantinya volunteer tersebut bisa melakukan pendampingan prodi, terutama dalam hal difasilitasi Internasional Office Universitas.

BACA JUGA :  Gelar Rapat Edukasi, Begini Penjelasan Wadek 1 FDK Terkait Proses Pembelajaran TA 2020/2021

“Alhamdulillah, Ilmu Politik mendapatkan jatah dalam pendampingan banyak hal termasuk peningkatan SDM Dosen Mahasiswa dan seterusnya,” ujar Syahrir.

BACA JUGA :  Pelantikan Pengurus PWI Sulsel 2021-2026, Ini Harapan Dekan FDK UIN Alauddin

Dia melanjutkan bahwa penyambutan ini juga bisa membuka keran kerjasama dengan pihak-pihak yang ada di negara lain.

“Ini sebuah pintu untuk masuk kesana memulai bekerjasama dengan pihak-pihak luar negeri. Selama ini bukan hanya Australia, akan tetapi sudah berjalan dengan Malaysia. Tetapi lagi-lagi, ini sebuah jalan agar kita bisa akrab dengan Internasionalisasi Prodi,” lanjutnya. (Ainun)