Mahasiswa Manajemen Dakwah FDK UIN Alauddin Ukir Prestasi di Istanbul Youth Summit

71

Syiarmedia.id, Makassar – Mahasiswa UIN Alauddin Makassar kini kembali mengukir prestasi. Mahasiswa tersebut yakni Syamsul Haq, Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Syamsul Haq terpilih menjadi salah satu delegasi Indonesia pada kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi ke-IV Istanbul Youth Summit (KTT ke-IV IYS) yang diadakan oleh Youth Break the Boundaries (YBB) di Istanbul Turki, 22-25 Maret 2021 lalu.

Saat dikonfirmasi terkait prestasinya, Syamsul menuturkan bahwa dirinya sangat bersyukur bisa berkontribusi untuk Kampusnya dalam kegiatan tersebut.

“Saya merasa sangat bersyukur karena bisa ikut serta mewakili pemuda Indonesia dengan membawa nama kampus saat mengikuti kegiatan KTT ke-IV IYS yang diselenggarakan di Istanbul Turki”, katanya, Kamis (1/4/2021).

BACA JUGA :  Kepala BP3S Kemensos RI Turun Langsung dalam Pelantikan Tagana Kompi UIN Alauddin

Syamsul menceritakan beberapa pengalamannya sebelum terpilih mengikuti ajang internasional tersebut.

IYS adalah program pertukaran pemuda yang tiap tahun diadakan oleh YBB. Persyaratannya adalah pengumpulan esai yang berkaitan dengan tema yang membahas isu-isu yang berlangsung tiap tahun.

“Tahun ini membahas leadership through the crisis (kepemimpinan di era krisis) dengan banyak sub tema yg dibahas ekonomi, pemerintah, lingkungan, sosial, dan pendidikan” ungkapnya.

Ada beberapa tantangan yang menurutnya menjadi hambatan besar, seperti kurang mental dan finansial. Sebab dana yang dipersiapkan tidak cukup untuk memberangkatkan dirinya.

Tetapi lanjutnya, ada motivasi dari diri, keluarga, dan pimpinan kampus serta pihak lain sehingga tantangan itu berhasil dia lewati.

BACA JUGA :  Adakan Pelantikan, Kepengurusan PKPT IPMIL Raya UIN Alauddin 2021-2022 Telah Sah

“Tantangannya adalah soal mental, saya belum siap keluar negeri apalagi di era pandemi, sehingga saya hampir mengurungkan niat untuk ikut serta”, tuturnya.

Selain itu akunya, program tersebut sifatnya fully funded dan self funded. Fully funded diberikan khusus pada 10 orang yang meraih best essay, selebihnya self funded termasuk dirinya.

“Alhamdulillah banyak bantuan dari pimpinan Kampus, Baznas, Senior PMII dan KKP Maros, selebihnya diback up orang tua,” pungkas Syamsul yang juga aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) UIN Alauddin.

Menanggapi itu, Rektor UIN Alauddin Prof Hamdan Juhannis menyampaikan akan memberikan apresiasi kepada setiap mahasiswa yang mengharumkan nama kampus di kancah internasional.

BACA JUGA :  KKN-DK Angkatan 65 UIN Alauddin Makassar Resmi Dilepas, Ini Harapan Menag RI

“Tentu akan kita beri penghargaan karena telah membawa nama baik kampus” imbuhnya.

Terakhir, Hamdan berharap agar prestasi yang diraih Syamsul dapat menjadi motivasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan diri agar dapat meraih prestasi membanggakan.

Senada dengan itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Prof Darussalam juga menyampaikan apresiasinya, baginya apa yang diraih Syamsul seiring dengan upaya dan kerja cerdas pimpinan kampus di kancah nasional dan international.

“Saya memberi apresiasi atas prestasi mahasiswa UIN Alauddin yang mengharumkan nama baik almamater, untuk itu akan diberi penghargaan,” pungkasnya. (*/Dev)