Kominfo Hadirkan Dekan FDK UIN Alauddin di Diskusi Dakwah Ramah Internet

78

syiarmedia.id, Makassar – Kominfo, Indonesia Maju, dan Siber Kreasi berkolaborasi mengadakan kegiatan seminar online yang mengangkat tema “Dakwah yang Ramah di Internet” kegiatan ini dilakukan secara online dan dimulai pada pukul 14:00 WITA, Kamis (3/6/21).

Menurut salah satu konten creator, Irwan menyampaikan bahwa cara untuk membuat konten dakwah yaitu dengan membuat kerjasama dari anak muda dan para da’i senior dikalangan orang tua.

“Untuk para senior-senior kita sudah agak sulit beradaptasi dengan platform-platform ini yang perlu anak-anak muda kita untuk berpartisipasi mengajak mereka berkolaborasi, jadi konten isinya itu dimiliki oleh para da’i-da’i senior tetapi waktunya lah anak-anak untuk hadir bersama mereka berkolaborasi mendampingi mereka dan mengemas isi yang mereka miliki itu menjadi sesuatu yang mudah di cerna oleh masyarakat, disukai dan kalau bisa viral,” ujarnya

BACA JUGA :  Dekan FDK UIN Alauddin Kecam Aksi Terorisme Sekaligus Sadarkan Pentingnya Moderasi Beragama

Selain Irwan, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Dr. Firdaus Muhammad menjelaskan bahwa untuk menarik minat penonton pada era milenial ini dengan membuat konten yang tidak berdurasi panjang tetapi juga isinya jelas.

BACA JUGA :  Setelah Dinyatakan Lulus SNMPTN, Mahasiswa UIN Alauddin Harus Registrasi UKT-BKT, Ini Caranya

“Di era digital itu orang kalau suka tinggal ditonton, tetapi kalau tidak akan ditinggalkan. Karenanya cara menyiasatinya membuat durasi yang visual yang tidak sampai 5 menit sudah lebih dari cukup tapi itu harus ada isinya jadi kita bukan hanya bicara durasi tetapi kita juga bicara pada isi,” jelas Firdaus yang juga menjadi narasumber dalam acara tersebut.

BACA JUGA :  Bertekad Mengedukasi Masyarakat, Mahasiswi Biologi FST UIN Alauddin Raih Juara Satu Edufair

Duta Literasi Digital Sulsel, Upi Asmaradhana juga menghimbau bahwa masyarakat harus lebih bijak untuk menggunakan media sosial agar dapat memperoleh manfaat bukan hanya sekedar hiburan semata.

“Jadi bagaimana masyarakat memanfaatkan internetnya untuk hal-hal yang positif, bukan sekedar viral, lucu dan sebagainya dan ini memang tantangan terbesar bagi pendakwah memadukan konten menarik, bermanfaat tapi juga bisa diterima secara massal,” pungkasnya.

Reporter : Zainal