Gandeng Perhumas Makassar-Sulsel, Jurusan IKOM UIN Alauddin Sukses Gelar Pelatihan Manajemen Kehumasan

97
Gambar: Jurusan IKOM FDK UIN Alauddin Gelar Sharing dan Discussion Perhumas Go to Campus.(Ist)

Syiarmedia.id, Gowa – Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar bersama BPC Perhumas Makassar-Sulsel menggelar kegiatan sharing session and discussion Perhumas go to campus dan pelatihan manajemen kehumasan: How to be a professional and creative PR, di LT FDK UIN Alauddin Makassar, Senin (12/4/2021).

Perhumas Goes To Campus dan Pelatihan Manajemen Kehumasan yang dirangkaikan dengan Penandatangan MoU oleh Dekan FDK UIN Alauddin (Dr. Firdaus Muhammad, M.A.) dengan Ketua BPC Perhumas Makassar-Sulsel, (Devo Khaddafi, S.E.)

Hadir sebagai narasumber kegiatan yakni Direktur Operasional dan TI BPD Sulselbar sekaligus Wakil Ketua II BPC Perhumas Makassar-Sulsel; Irmayanti Sulthan, Biro Administrasi pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan Bendahara BPC Perhumas Makassar-Sulsel, dan Business Development Manager Trans Mall Makassar sekaligus Sekretaris BPC Perhumas Makassar-Sulsel; Irwansyah.

Selain itu, Elvira Jayanti; Biro Administrasi Pimpinan Pemprov Sulsel-Bendahara BPC Perhumas Makassar-Sulsel dan Murdrikan Nacong yang merupakan Jurnalis, Penyiar Inews TV dan Tim Humas Pemprov Sulsel.

Kegiatan pelatihan pun berlangsung dengan sangat tertib dengan bantuan serta panduan dari Harmin Hatta M.Ikom dan Sadhriany Pertiwi Saleh M.Si yang bertindak sebagai moderator dalam kegiatan tersebut.

BACA JUGA :  UIN Alauddin Sukses Gelar Vaksinasi Dosis 1, Dinkes: Alhamdulillah Tidak Ada Keluhan Pasca Divaksin

Dalam sambutannya, Dekan FDK UIN Alauddin, Dr Firdaus Muhammad mengatakan bahwa Kepemilikan skill sangatlah penting untuk menunjang kehidupan di masa depan, bahkan skill bisa dikatakan kunci utama dalam menunjang karir.

“Skill itu sangat penting untuk menentukan masa depan. Jadi nanti saat kita ingin masuk bank Sulselbar, maka kita harus tunjukkan kita punya skill apa. Dan skill harus bersertifikat standard. Dan yang mengakui sertifikat itu adalah pihak luar. Makanya inti dari kerja sama kita dengan perhumas adalah ada kaitannya dengan SKPI,” ujar Dekan FDK.

Gambar: Jurusan IKOM FDK UIN Alauddin Gelar Sharing dan Discussion Perhumas Go to Campus.(Ist)

Lebih lanjut, Dr Firdaus juga berharap agar perhumas bisa bekerja sama dengan Fakultas Dakwah dan Komunikasi untuk bisa melahirkan sertifikat sebagai pegangan untuk para alumni.

“Mudah-mudahan nanti perhumas bisa bekerjasama dengan kita untuk melahirkan sertifikat yang kemudian menjadi pegangan pada alumni kita bahwa mereka punya soft skill dalam bidang perhumasan,” harapnya.

Selain itu, Ketua BPC Perhumas Makassar-Sulawesi Selatan (Sulsel), Devo Khaddafi, S.E. sedikit menjabarkan terkait bagaimana cara untuk bisa mendapatkan informasi tentang dunia kerja di era digital.

BACA JUGA :  Keren, Dema FUFP UIN Alauddin Sukses Gelar Ushuluddin Fest 2021

“Cara mendapatkan informasi tentang dunia kerja di era digital, pengalaman yang banyak itu semua mahasiswa paham dan memiliki kemampuan dan kompetensi. Yang susah adalah bagaimana menyetarakan antara kemampuan teori dengan dunia kerja yang ada,” beber Devo Khaddafi.

Tak hanya itu, ia juga menyebutkan bahwa seringkali banyak permasalahan yang timbulĀ  antara keluaran dari kampus dengan kebutuhan di dunia kerja. Karena menurutnya passion atau skill memanglah sangat dibutuhkan di dunia kerja.

“Dan inilah yang menjadi PR dari perhumas untuk memberikan sumbangsi agar kegiatan ini bisa bermanfaat untuk teman-teman mahasiswa, khususnya mahasiswa yang mengambil jurusan komunikasi. Terkhusus lagi yang memiliki passion untuk menjadi seorang publik relation,” kuncinya.

Gambar: Jurusan IKOM FDK UIN Alauddin Gelar Sharing dan Discussion Perhumas Go to Campus.(Ist)

Sementara itu, salah satu peserta kegiatan, Indra Asrianda mengatakan bahwa pelatihan tersebut sangat bermanfaat untuk mahasiswa khususnya mahasiswa komunikasi untuk mengetahui strategi menjadi humas yang profesional.

“Di kegiatan ini banyak yang bisa kita dapatkan terutama kami mahasiswa komunikasi adalah bagaimana melihat peluang dan menentukan sebuah strategi kehumasan dalam sebuah situasi dan bagaimana menjadi seorang PR yang profesional dalam menjalankan tugas,” ujar Indra Asrianda.

BACA JUGA :  UIN Alauddin Kedatangan LHS Sebagai Pemateri Penguatan Moderasi Beragama

“Harapannya, jurusan Ikom lebih banyak lagi membangun koneksi dengan lembaga-lembaga luar untuk mewujudkan mahasiswa Ikom yang berkualitas sesuai dengan visi dari Ikom itu sendiri,” harapnya.

Sekadar diketahui bahwa kegiatan ini turut dihadiri oleh pimpinan dan dosen di ruang lingkup FDK UIN Alauddin (Wakil Dekan, Kajur Sekjur, Kasubag Umum dan Akademik) serta Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan Bendahara BPC Perhumas Makasaar-Sulsel.

Acara juga dihadiri Sejumlah dosen dan staf FDK UIN Alauddin, rombongan perhumas 10 oranga, anggota BPC Perhumas Sulsel dan peserta yang berjumlah sekitar 200 orang, baik yang hadir secara offline (luring) di LT FDK UIN Alauddin maupun secara daring (online) via zoom cloud meeting. Peserta terdiri dari dosen Ilmu Komunikasi, mahasiswa FDK UIN Alauddin, anggota perhumas muda UNIFA, dan perhumas muda medan. (Dev/Dev)