Dema FUFP UIN Alauddin Makassar Berkolaborasi Bersama Masika ICMI Gelar Diskusi Kebudayaan

82

Syiarmedia.id, Gowa – Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik (FUFP) UIN Alauddin Makassar menggelar sebuah diskusi kebudayaan dengan tema Islamisasi Bugis.

Kegiatan diskusi tersebut merupakan kolaborasi Dema FUFP dengan Pengurus Pusat MASIKA ICMI. Kegiatan tersebut digelar pada Minggu, (28/2/2021) melalui virtual dengan menggunakan aplikasi Zoom.

Ketua DEMA FUFP mengatakan bahwa diskusi ini merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengenal agama dan budaya yaitu Islam dan Bugis. Menurutnya, ada perlu untuk mendiskusikan persolan historis keagamaan di masyarakat Bugis, terutama sebagai orang yang bersuku Bugis.

BACA JUGA :  Guna Memperkuat Sitasi Artikel Ilmiah, FSH UIN Alauddin Makassar Gelar Pelatihan

“Secara garis besar diskusi ini dimaksudkan bukan sekedar program kerja tapi disisi lain ingin mengenalkan mahasiswa Ushuluddin pada kajian-kajian yang hangat antara Islam dan Bugis,” ujarnya.

BACA JUGA :  HMJ-Ak UIN Alauddin Gelar Raker, Ketua: Proker Lebih Fokus pada Pengkaderan dan Keilmuan

Dr. Andi Muhammad Akhmar (Penulis Buku Islamisasi Bugis) selaku narasumber dalam diskusi tersebut mengemukakan bahwa Islamisasi Bugis dilewati melalui proses budaya tidak kekerasan. Seperti dikenal istilah Musu Selleng (Perang Islam) yang terjadi di Sulawesi Selatan.

“Yang terjadi pada musu Selleng merupakan murni perang antar kerajaan bukan Islamisasi Bugis,” jelasnya yang diketahui merupakan Dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin.

BACA JUGA :  Jurusan Ilmu Falak UIN Alauddin Makassar Lakukan Pengamatan Hari Tanpa Bayangan

Sekadar diketahui bahwa dalam kegiatan turut dihadiri oleh Pengurus DEMA FUFP UIN Alauddin, peserta dari berbagai sektor seperti mahasiswa, dosen, hingga penggiat budaya. Adapun yang bertindak sebagai moderator yakni Adj. Prof. Ismail Suardi Wekke selaku pengurus pusat Masika ICMI. (Dev)