Ciri-Ciri Konten Dakwah yang Baik Ala Dekan FDK UIN Alauddin Makassar

79

Syiarmedia.id, Gowa – Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar, Dr Firdaus Muhammad diundang sebagai pembicara di kegiatan Indonesia #makincakapdigital bertajuk ‘Dakwah yang Ramah di Internet’, Kamis (3/6/2021).

Dalam pemaparannya, Dr Firdaus Muhammad menyampaikan beberapa ciri-ciri konten dakwah yang baik. Salah satunya kata Dekan FDK, sebagai pendakwah harus memiliki sikap yang bisa menyenangkan publik, karena jika tidak maka akan berpengaruh pada kuantitas publik.

“Berdakwah sesuai kebutuhan publik. Seorang pendakwah harus berdakwah yang menyenangkan. Jika tidak menyenangkan pasti akan ditinggalkan oleh publik,” ujarnya.

BACA JUGA :  Usai Gelar Kegiatan Vaksinasi, Ini yang Dirasakan Civitas Akademik UIN Alauddin Makassar

Lebih lanjut katanya, dalam pembuatan konten dakwah harus selalu menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh seluruh kalangan usia.

“Bahasa yang digunakan dalam pembuatan konten dakwah harus bahasa yang bisa dipahami. Usahakan dalam konten bukan hanya sekedar video dan teks saja, melainkan dalam video harus juga menyelipkan ayat dan hadits. Ini sebagai legitimasi atas konten yang dikaryakan,” beber Dekan FDK UIN Alauddin Makassar tersebut.

Tak hanya itu saja, dalam materi yang ia bawakan juga sempat dibahas terkait pembuatan konten dakwah yang lebih kreatif, sehingga bisa menarik perhatian publik.

BACA JUGA :  CDC UIN Alauddin Makassar Hadiri Diskusi Pengelolaan Lembaga Karir di UPRI

“Membuat konten dakwah diharuskan berbeda dari yang lain. Jangan hanya itu-itu saja atau bersifat monoton. berkreasi lebih kreatif dan selalu menciptakan ide-ide yang menarik perhatian publik,” ungkapnya.

Terakhir, Dr Firdaus berpesan meskipun saat ini dakwah telah bergulir di ranah internet, seorang pendakwah harus tetap berfokus pada amar makruf nahi mungkar, bukan hanya pada rating semata.

BACA JUGA :  Hadiri Kuliah Perdana Pascasarjana, Rektor UIN Alauddin Makassar Tekankan Permasalahan Riset

“Namun pendakwah jangan berfokus untuk mengejar rating, melainkan dai harus Amar makruf nahi mungkar. Dan pembawaannya tidak hanya temporal karena dakwah juga merupakan jalan hidup,” kuncinya.

Sekadar diketahui, kegiatan ini diselenggarakan langsung oleh Kominfo, Indonesia Maju dan Siber Kreasi, melalui virtual dengan menggunakan aplikasi zoom.

Turut hadir menjadi pembicara yakni Anita Wahid (Wakil Ketua SiberKreasi), Dr Firdaus Muhammad (Dekan FDK UIN Alauddin Makassar) dan Upi Asmaradhana (Duta Literasi Digital Sulsel. (Dev)